Faktor yang mempengaruhi obesitas

Rahmawati, N. Pada penelitian ini diketahui bahwa subjek yang tidak sarapan pagi paling banyak ditemukan pada subjek obesitas sedangkan subjek yang tidak obesitas paling banyak adalah subjek yang sarapan.

Perkembangan harga diri juga dipengaruhi oleh media masa dan teman sebaya. Penggunaan data menggunakan data primer dan sekunder. Rahayuningtyas F. Kelebihan asupan protein dapat mengakibatkan kelebihan berat badan atau sampai obesitas.

Dalam seminggu, subjek mengaku maksimal 3 ksli mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, bahkan ada beberapa yang sama sekali tidak mengkonsumsi sayuran.

Obesitas diturunkan dari keluarga bisa merupakan faktor genetik. Gramedia Pustaka Utama; Kusharto CM.

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OBESITAS PADA BALITA

Unnes Journal of Public Health ;1 2. Sagung Seto; Lemak ini kemudian dibawa ke sel-sel lemak yang dapat menyimpan lemak dalam jumlah tidak terbatas.

Menonton TV tidak mengeluarkan energi dan mengurangi waktu untuk beraktivitas lain, semakin lama menonton TV maka prevalensi gizi lebih akan meningkat. Utami NR. Nutrition and diagnosos-reklated care. Perbedaan konsumsi serat pada siswa yang obesitas dan tidak obesitas di sekolah lanjutan tingkat pertama di Kota Yogyakarta [Skripsi].

Kejadian obesitas banyak ditemukan pada golongan sosial ekonomi tinggi disebabkan konsumsi makanan yang berlemak tinggi sedangkan pada golongan sosial ekonomi rendah ditemukan kejadian obesitas disebabkan konsumsi makanan yang mengandung banyak karbohidrat karena mereka kesulitan dalam membeli makanan berprotein tinggi 7.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Lebih dan Obesitas

Selain itu, tersedianya kantin, restauran cepat saji, dan pedagang keliling di sekitar area sekolah yang umumnya menyajikan makanan yang berlemak Weni Kurdanti, dkk: To determine the factors that affect the incidence of obesity in adolescents.

Erlangga; Prosiding; 12 April ; Jakarta. Menurut World Health Organization WHOobesitas merupakan salah satu dari 10 kondisi yang berisiko di seluruh dunia dan salah satu dari lima kondisi yang berisiko di negara berkembang. Banyaknya sampel non-obesitas yang memiliki asupan protein yang termasuk dalam kategori lebih disebabkan oleh banyaknya asupan protein dari sumber protein nabati dan hewani seperti protein nabati yaitu tempe dan tahu dikonsumsi remaja sebanyak potong setiap harinya.

Pencegahan dan Manajemen Obesitas. Zulfa F. Gizi dalam Daur Kehidupan. Peranan gizi dalam siklus kehidupan.

Faktor faktor yang Mempengaruhi Obesitas pada Remaja

Available from: Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada; Bila pemasukan energi berlebihan dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang seimbang akan memudahkan seseorang menjadi gemuk Wirakusumah, Gizi lebih adalah suatu penyakit multi faktorial yang diduga disebabkan karena terjadinya interaksi antara faktor genetik dengan faktor lingkungan.

Liponcott WW Philadhelpia; Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gizi lebih pada remaja di perkotaan. Apabila tubuh kekurangan zat energi, fungsi protein untuk menghasilkan energi atau untuk membentuk glukosa akan didahulukan. Prevalensi obesitas di seluruh dunia baik di negara berkembang maupun negara yang sedang berkembang telah meningkat dalam jumlah yang mengkhawatirkan Aneja, Flier, Penggunaan obat Penggunaan obat juga dapat berpengaruh timbulnya obesitas karena dalam sebuah obat ada juga efek yang dapat meningkatkan nafsu makan andamisal obat yang sering ditemui pada alat kontrasepsi wanita yaitu pil KByang dapat membuat berat badan anda bertambah, dan untuk remaja biasanya obat yang mengandung curcuma yang menjadikan pola makan anda bertambah jadi bacalah atura pakai obat dan efek samping obat tersebut sebelum anda meminum suatu obat.

Berdasarkan hasil wawancara, sebagian besar subjek pada kelompok non-obesitas menyatakan bahwa mereka jarang mengkonsumsi sayuran dan buahbuahan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak anak yang tidak sarapan cenderung obesitas.faktor – faktor yang mempengaruhi obesitas pada balita Arifah Istiqomah, Sri Sundari, Hesty Rika Wulandari Akademi Kebidanan Ummi Khasanah, Jl.

Pemuda Gandekan, Bantul e-mail: [email protected] Abstract: Factors Affecting The Obesity in Children. Faktor ini juga dapat menjadi pemicu munculnya obesitas hal ini karena faktor gen yang sam dengan keluarga contohnya orang tua anda meskipun bukan berarti seorang obesitas dari faktor genetik tidak dapat kurus meskipun dari faktor genetik anda gemuk tetapi sangat besar kemungkinan andapun dapat menurunkan berat badan lawsonforstatesenate.com: Sehat Fresh.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN OBESITAS

Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian obesitas pada remaja Background: T he cause of obesity in adolescents is multifactorial.

Increased consumption of fast food (fast food), lack of physical activity, genetic factors, the influence of advertising, psychological factors, socioeconomic status, diet, age, and gender are all factors that contribute to changes in energy balance and lead to lawsonforstatesenate.com: Weni Kurdanti, Isti Suryani, Nurul Huda Syamsiatun, Listiana Purnaning Siwi, Mahardika Marta Adityan.

We use cookies to offer you a better experience, personalize content, tailor advertising, provide social media features, and better understand the use of our services.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Lebih dan Obesitas» gizi lebih,» informasi kesehatan,» obesitas Penumpukan lemak didalam tubuh akan menyebabkan gizi lebih apabila seseorang memiliki berat badan yang lebih dibanding berat badan idealnya. Jurnal Gizi Klinik Indonesia Weni Kurdanti, dkk: Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian obesitas pada remaja Volume 11 No.

04 April •

Faktor yang mempengaruhi obesitas
Rated 5/5 based on 57 review